MOJOKERTO – LAZIS Nurul Falah Mojokerto sukses menghadirkan keceriaan dalam acara Khitanan Massal dan Sertifikasi UMKM Halal yang diinisiasi oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Mojokerto bersama sejumlah lembaga mitra pada Kamis (18/6/2026). Sinergi ini tidak hanya fokus pada aksi sosial kesehatan, tetapi juga membawa misi edukasi yang menyasar psikologis anak.
Guna mendukung gerakan pendidikan keagamaan, LAZIS Nurul Falah sengaja memilih metode "Safari Dongeng" sebagai instrumen edukasi kreatif. Pendekatan ini secara khusus diberikan kepada anak-anak yang sedang tegang menunggu antrean maupun yang baru saja selesai dikhitan. Bertempat di lokasi acara, Ustaz Adi selaku staf LAZIS Nurul Falah Mojokerto tampil mengemas kisah sarat makna mengenai hikmah dan keutamaan bulan Muharam melalui penyampaian yang interaktif, jenaka, dan menyenangkan.

Metode mendongeng ini dinilai jauh lebih efektif dibandingkan dengan komunikasi searah yang kaku. Melalui untaian cerita dan personifikasi tokoh yang menarik, pesan-pesan moral yang berat dapat disederhanakan sehingga lebih mudah diserap oleh nalar anak-anak. Selain berfungsi sebagai media transfer ilmu, dongeng di tengah ruang tunggu khitan ini juga menjadi sarana psikoterapi atau pengalih rasa takut (trauma healing) yang ampuh bagi anak-anak.
Ustaz Adi mengungkapkan bahwa program Safari Dongeng ini dirancang sebagai alternatif pendidikan karakter yang fleksibel. Menurutnya, proses belajar yang menanamkan nilai kebaikan tidak harus selalu formal di dalam ruang kelas. Media dongeng yang menghibur terbukti mampu menyentuh emosi positif anak, sekaligus menjadi momen berharga untuk membagikan paket kebahagiaan kepada sesama.
Melalui program berbasis Al-Qur'an yang konsisten diusung oleh lembaga, LAZIS Nurul Falah berharap model edukasi kreatif berbasis narasi ini dapat menanamkan nilai-nilai kebaikan yang membekas kuat di memori jangka panjang mereka. Muaranya, anak-anak tersebut diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, tangguh, dan memiliki akhlak Qur'ani yang mulia di masa depan.