Lazis Nurul Falah
gradient

Santri Tunanetra On The Road: Syiar Kalam Allah

Acara • 324x •
image

Santri tunanetra mensyiarkan kalam Allah Swt. dengan mengaji di sekitar alun-alun Kota Mojokerto pada hari selasa, 4 April 2023. Kegiatan bertepatan ngabuburit di jalan kebaikan, semangat mengaji ditunjukkan santri tunanetra bahwa setiap orang memiliki hak yang sama, termasuk dalam belajar dan mengajarkan Al-Quran.

Selayaknya orang awas, santri tunanetra dapat mengakses dan belajar sebagaimana mestinya, tidak ada perbedaan hak yang didapatkan dalam pendidikan Al-Quran. Kegiatan syiar Al-Quran braille memberikan suntikan semangat bagi para santri sekaligus masyarakat sekitar alun-alun guna memupuk semangat kita dalam belajar dan mengamalkan Al-Quran.

Manusia hanya hidup sekali, nikmat melihat yang tidak dapat dimiliki oleh santri tunanetra tidak menjadi penghalang dalam belajar, khususnya mengaji dengan Al-Quran braille. Allah Swt. akan memberikan kemudahan bagi manusia yang sedang dalam kesulitan.

Santri tunanetra mengaji belajar Al-Quran satu minggu dua kali, mereka datang dengan penuh semangat agar kelak dapat berdakwah di jalan Allah Swt. melalui Al-Quran braille. Salah satu usaha untuk mewujudkan hal tersebut dengan mengadakan kegiatan on the road bersama.

Adi Sugeng Pribadi selaku ketua LAZIS Nurul Falah Mojokerto mengatakan, sungguh luar biasa semangat dari santri tunanetra. Sebagai orang awas, semangat ini membuat tamparan bagi kita semua agar lebih dekat dengan Allah Swt. memperbanyak membaca Al-Quran dan memperbanyak ibadah sunnah.

“Dengan syiar santri tunanetra, kami memiliki harapan besar bahwa semua masalah pasti akan ada jalan keluar. Santri tunanetra tidak dapat melihat, namun tetap dapat belajar mengaji melalui Al-Quran Braille. Allah Swt. sangat sayang kepada hamba-hamba yang terus berikhtiar dan berdoa.” jelasnya.