Kawasan Malang diguyur hujan sejak sore tadi. Hujan yang disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang.
Pohon tumbang juga menimpa kabel listrik. Akibatnya, aliran listrik di beberapa tempat mati.
Kabel listrik yang tertimpa pohon tumbang ada di area kampung Qur’an Malang. Pohon tumbang menimpa kabel listrik mengakibatkan aliran listrik putus. Sehingga santri kampung Qur’an juga menagalami imbasnya.
Mereka mengaji dengan menggunakan secercah cahaya dari penerangan lilin. Walau begitu mereka tetap semangat dalam mengaji, karena bagi mereka mengaji merupakan kebutuhan utama seperti yang dijelaskan ustadz Khoirul Anam dengan menceritakan kisah para nabi dan ulama Ketika mengaji/mendalami ilmu.

Para nabi dan sahabat dahulu Ketika mengaji juga menggunakan sebatang lilin, namun beliau sangat tekun dalam belajar Al-Qur’an. Kali ini kita mengaji dengan sebatang lilin dengan niatan untuk mengambil ibroh dari mati lampu dan mengambil suri tauladan kisah Rasul. Tutur Ust. Khoirul.
Ustadz Khoirul juga menambahkan bahwa TPQ yang dipimpin belum mempunyai janset sehingga dengan adanya mati lampu, para santri harus mengaji dengan sebatang lilin.
Demi meningkatkan bacaan Al-Qur'an yang lebih bermutu. Sebatang lilin mengiringi alunan bacaan al-Qur'an para santri, yang sekaligus sebagai sarana penerangan mushaf yang mulya nan suci. Sebab hingga saat ini TPQ yang menjadi central kegiatan pendidikan di Kampung Qur'an ini, masih belum memiliki Janset sendiri. Tutup Ust. Khoirul.