Lazis Nurul Falah
gradient

Pelatihan Membuat Sapu Lidi Warnai Maulid Nabi di Kampung Qur’an Malang

Acara • 614x •
image

Suasana Kampung Qur’an Malang binaan LAZIS Nurul Falah mempunyai cerita peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini. Tidak hanya menggelar kajian dan doa bersama, para santri juga diajak mengikuti pelatihan pemberdayaan membuat sapu lidi dari bahan alami yang melimpah di sekitar lingkungan sekitar.

Pada Selasa, 16 September 2025 ini menjadi bentuk nyata penerapan nilai-nilai keteladanan Rasulullah, terutama dalam hal kebersihan dan kemandirian. Di bawah bimbingan para ustaz, santri belajar langsung cara memilih bahan lidi terbaik, merangkainya, hingga menghasilkan sapu yang kokoh dan bermanfaat.

“Kesucian (thaharah) adalah separuh dari iman,” tutur Ustaz Khoirul Anam, Kepala TPQ Al-Idris Kampung Qur’an Malang, mengutip hadits Nabi Muhammad SAW (HR. Muslim no. 223). “Pelatihan ini kami selaraskan dengan ajaran Rasul agar santri memahami pentingnya kebersihan sekaligus terampil memanfaatkan potensi alam sekitar.”

Sapu lidi yang dihasilkan bukan hanya sekadar alat kebersihan. Produk tersebut rencananya digunakan untuk mendukung kegiatan sehari-hari di lembaga, seperti menyapu halaman, membersihkan karpet mushala, hingga membersihkan sarang laba-laba di atap gedung. Bahkan, jika santri kelak ingin mengembangkan usaha kecil, keterampilan ini bisa menjadi bekal berharga untuk membuka peluang bisnis sederhana.

Pelatihan ini menjadi salah satu inovasi dalam memperingati Maulid Nabi. Biasanya, kegiatan Maulid diisi dengan ceramah dan santunan. Namun tahun ini, pendekatannya lebih variatif agar santri memperoleh pengalaman langsung yang menumbuhkan rasa percaya diri dan kemampuan wirausaha.

“Selain menambah wawasan keagamaan, kami ingin santri memiliki keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan hidup,” jelas Ustaz Khoirul. “Spirit Maulid Nabi harus tercermin dalam semangat memberi manfaat, baik untuk diri sendiri maupun masyarakat.”

Para santri menyambut antusias pelatihan tersebut. Mereka terlihat tekun mempraktikkan langkah demi langkah, mulai dari mengupas pelepah kelapa hingga mengikat lidi dengan rapi. Hasilnya, deretan sapu lidi tertata rapi di halaman pesantren, menjadi bukti kesungguhan mereka belajar.

LAZIS Nurul Falah sebagai lembaga yang menaungi Kampung Qur’an Malang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang mendidik sekaligus memberdayakan. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai kebersihan, kerja keras, dan kreativitas pada generasi muda Qur’ani.

Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan para santri tidak hanya memahami sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga mampu meneladani sikap beliau yang selalu mengajarkan kebersihan, kemandirian, dan kebermanfaatan. Sapuan kecil dari tangan mereka hari ini kelak bisa menjadi langkah besar dalam menyebarkan keberkahan di tengah masyarakat.