Lazis Nurul Falah
gradient

Merapikan Langkah, Memperluas Pasar: Ikhtiar KUB Safira Menyambut 2027

Acara •
image

Mengembangkan usaha bukan sekadar menghasilkan produk dan menjualnya kepada pelanggan. Ada proses panjang yang perlu dijalani, mulai dari menjaga kualitas, membangun kepercayaan konsumen, hingga melengkapi perizinan. Langkah-langkah inilah yang terus diupayakan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Safira di Ujung Pangkah, Gresik, bersama LAZIS Nurul Falah.

Melalui pendampingan lanjutan yang dilaksanakan pada Ahad, 25 Oktober 2026, LAZIS Nurul Falah mendampingi KUB Safira untuk memperkuat kesiapan usaha, khususnya dalam pemasaran produk dan persiapan pengajuan perizinan. Dalam kesempatan tersebut, LAZIS Nurul Falah juga menyerahkan bantuan berupa lemari penyimpanan dan booth penjualan untuk mendukung kebutuhan usaha.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu KUB Safira menata perlengkapan usaha sekaligus menunjang aktivitas pemasaran. Namun, pengembangan usaha tidak cukup hanya dengan sarana yang memadai. Konsistensi dan kesiapan pengelolaan juga menjadi bagian penting untuk menjaga keberlangsungan usaha.

Bunda Peni selaku pendamping menekankan pentingnya konsistensi dalam memasarkan produk. Pemasaran yang dilakukan secara berkelanjutan, disertai kualitas produk yang terjaga, dapat membantu membangun kepercayaan pelanggan hingga mendorong terbentuknya pelanggan loyal.

Kepercayaan konsumen tidak tumbuh dalam semalam. Dibutuhkan kesungguhan untuk menjaga kualitas dan memberikan pengalaman yang baik agar pelanggan bersedia kembali membeli produk yang ditawarkan.

Selain pemasaran, Bu Diah selaku pendamping dan trainer mengingatkan pentingnya kelengkapan dokumen perizinan bagi UMKM yang ingin menjangkau pasar lebih luas. Legalitas usaha, perizinan produk, sertifikasi halal sesuai ketentuan, serta perlindungan merek perlu dipersiapkan agar usaha memiliki fondasi yang lebih kuat untuk berkembang.

Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya memetakan kebutuhan KUB Safira dalam menyambut 2027. Diskusi dilakukan untuk mengevaluasi kesiapan usaha, termasuk pengembangan produk, kelengkapan peralatan, pemasaran, dan pemenuhan persyaratan perizinan.

Melalui pendampingan berkelanjutan ini, LAZIS Nurul Falah berupaya mendorong KUB Safira agar semakin siap menghadapi peluang pasar. Harapannya, tahun mendatang menjadi momentum untuk menghadirkan produk yang lebih baik, didukung peralatan yang lebih memadai dan pengelolaan usaha yang semakin tertata.

Sebab, usaha yang bertumbuh tidak dibangun dalam satu malam. Ia tumbuh melalui konsistensi, kemauan untuk belajar, dan kesungguhan memperbaiki setiap proses. Dari Ujung Pangkah, KUB Safira terus merapikan langkah untuk menyambut peluang baru pada 2027.