Lazis Nurul Falah
gradient

Menjangkau Wilayah Sulit Akses, LAZIS Nurul Falah Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh

Penyaluran Bantuan • 398x •
image

Upaya kemanusiaan untuk masyarakat Aceh terdampak banjir belum berhenti. Meski lebih dari empat puluh hari telah berlalu sejak banjir melanda, kebutuhan warga masih sangat terasa, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah terisolir dan minim akses bantuan. Menjawab kondisi tersebut, LAZIS Nurul Falah kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan dengan menggandeng Forum Zakat Sumatra, Rabu (07/01/2026).

Penyaluran bantuan kali ini menjadi tantangan tersendiri. Sejumlah desa yang dituju hanya dapat dijangkau menggunakan transportasi laut berupa perahu. Akses darat yang terputus dan kondisi geografis yang sulit membuat distribusi logistik harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Namun, demi menunaikan amanah dari masyarakat Indonesia, tim relawan tetap bergerak menyusuri jalur perairan untuk memastikan bantuan sampai ke tangan warga yang membutuhkan.

Bantuan kemanusiaan disalurkan ke beberapa titik terdampak banjir di Aceh Tamiang dan sekitarnya. Desa Suluem, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah sasaran utama. Di Dusun Suka Maju, sebanyak 220 kepala keluarga menerima bantuan. Sementara itu, di Dusun Bandar Baru, masih di desa yang sama, bantuan diberikan kepada 45 kepala keluarga yang terdampak banjir.

Distribusi kemudian dilanjutkan ke Desa Pengidam, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang. Di Dusun Landoh, sebanyak 70 kepala keluarga mendapatkan bantuan, disusul Dusun 1 dengan total 75 kepala keluarga penerima manfaat. Selain Aceh Tamiang, Kampung Blang di Kecamatan Langsa juga turut menjadi sasaran penyaluran bantuan untuk 156 kepala keluarga.

Meski banjir telah surut, dampaknya masih sangat dirasakan masyarakat. Kerusakan rumah, terbatasnya sumber pangan, serta terganggunya aktivitas ekonomi membuat warga masih sangat bergantung pada bantuan kemanusiaan. Kondisi semakin berat bagi masyarakat yang terisolir dan minim akses bantuan, sehingga kebutuhan dasar seperti pangan dan logistik masih menjadi prioritas utama.

LAZIS Nurul Falah menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar respons darurat, tetapi juga bagian dari upaya mendukung proses pemulihan masyarakat Aceh pascabanjir. Kehadiran lembaga di tengah warga menjadi wujud kepedulian sekaligus komitmen untuk terus membersamai masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih.

“Setiap amanah dari para donatur adalah harapan bagi saudara-saudara kita di Aceh. Selama masih ada kebutuhan, selama itu pula kami akan terus berupaya hadir,” ujar Sulaiman perwakilan tim penyaluran di lapangan.

Kolaborasi dengan Forum Zakat Sumatra menjadi langkah strategis agar distribusi bantuan lebih merata dan tepat sasaran. Sinergi antar lembaga zakat diharapkan dapat memperkuat respon kemanusiaan, terutama di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.

LAZIS Nurul Falah mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan mitra yang telah mempercayakan amanah kebaikan ini. Semoga setiap bantuan yang disalurkan menjadi keberkahan dan mampu meringankan beban masyarakat Aceh yang tengah berjuang bangkit dari dampak banjir. Bersama, kepedulian kita terus mengalir hingga ke pelosok negeri.