Lazis Nurul Falah
gradient

Menciptakan Keluarga Berkarakter Al-Quran

Acara • 713x •
image

15 April 2022, pada hari Jumat LAZIS Nurul Falah mengadakan webinar ramadhan bersama alquran dengan tema ‘Menciptakan Keluarga Berkarakter Al-Quran’. Pembicara kali ini Prof. Dr. H. Moh.Ali Aziz, M.Ag Guru Besar UIN Sunan Ampel Surbaya. Dengan harapan acara ini guna keluarga yang dibangun dan setiap aktivitas berlandaskan pada Al-Quran.

Acara dilangsungkan secara online bertempat di Zoom Meeting, peserta kurang lebih 120 mengikuti webinar pada malam ini. Acara dibuka dengan membaca quran, sambutan oleh direktur Pesantren Alquran Nurul Falah dan Direktur IV LAZIS Nurul Falah, dilnjut dengan acara inti sekaligus tanya jawab, dan yang terakhir doa.

Dr. KH. Umar Jaeni, M.Pd selaku Direktur Eksekutif Pesantren Al-Quran Nurul Falah memberikan harapan dari acara ini supaya gerakan dakwah di LAZIS Nurul Falah semakin berkembang. Semoga semua dapat mendapat banyak ilmu kepada guru kita semua dari Prof. Ali Aziz.

“Terima kasih kepada Prof ALi Aziz, yang sudah senantiasa berkenan membimbing kita semua dan sponsor Khaf yang tengah mendukung acara kami. Bagaimanapun kita semua, Al-Quran harus berada ditengah-tengah kehidupan kita. Supaya kelak kita mendapakan keberkahan ketika melaksanakan segala sesuatu.” imbuh Beliau.

Ahmad Fatkhurrozi, S.Pd selaku Direktur IV LAZIS Nurul Falah menyampaikan isi buku yang ditulis oleh Prof Ali Aziz, “Jadilah pasangan yang haus ilmu dan nasehat, karena menajalankan rumah tangga tidak bisa dengan hanya materi semata. Jika istri buruk akhlaknya, bisa jadi suami tidak mendidik istrinya. Semua orang akan hancur, kecuali semua mendengar nasihat.”

“Mari kita berusaha menciptakan keluarga yang berkarakter alquran. Jangan sampai menyerah untuk terus menjadikan alquran sebagai landasan dikehidupan kita.” Imbuhnya.

Masuk ke dalam sesi Prof. Ali Aziz yang memaparkan materi tentang menciptakan keluarga berkarakter alquran.

“Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada Allah, hari akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-minta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya, yang melaksanakan salat dan menunaikan zakat, orang-orang yang menepati janji apabila berjanji, dan orang yang sabar dalam kemelaratan, penderitaan dan pada masa peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar, dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.” [QS. Al-Baqarah ayat 177]

Didalam surah tersebut, penyampaian materi Prof Ali Aziz memaparkan dengan 5 17, yang artinya di dalam ayat tersebut adanya 17 point yang bisa disederhanakan menjadi 5 point. Serta kebaikan bisa datang darimana saja, kemuliaan tidak terpatuk hanya dari timur saja tau barat saja.

“Al-Quran tidak main-main. Ramadhan itu biasa, karena alquran adanya turun alquran pada bulan ramadhan menjadi luar biasa. Kita semua biasa, namun otak kita ada alquran yang menjadi luar biasa. Percayalah saudara bahwa kita akan dijaga melalui Al-Quran.” Jelas Prof. Ali Aziz.

Di dalam keluarga ujian apapun harus dilalui dengan kesabaran. Sabar menjalankan kehidupan, sabar terhadap ekonomi yang di dapat, dan sebagainya.

“Dan barangsiapa menaati Allah dan Rasul (Muhammad), maka mereka itu akan bersama-sama dengan orang yang diberikan nikmat oleh Allah, (yaitu) para nabi, para pencinta kebenaran, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh. Mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” [QS. An-Nisa’ ayat 69]

Ada 3 kategori yang diberikan nikmat surga, pertama nabi, orang yang mencintai kebenaran, dan orang-orang yang mati syahid. Orang-orang yang mencintai kebenaran termasuk dalam 5 17 yang ada di dalam surah albaqarah ayat 177.

Adapun 5 point tersebut kelompok iman (orang-orang yang beriman), kelompok sedekah, kelompok mencerminkan hubungan dengan manusia dan Allah, kelompok orang-orang yang memiliki komitment, dan terkahit kelompok yang memiliki ketangguhan. Hal iini termasuk dalam ornag-orang yang ash-shidiq.

“Kita semua bisa menjadi muslim 5 17 dengan menjadikan iman yang semakin berkualitas.” ucap Prof. Ali Aziz menutup materi, kemudian dilanjutkan sesi dengan tanya jawab.

Tanggapan positif dari Muhammad Muzamil Karim selaku peserta mengungkapkan, “Sangat senang sekali mengikuti webinar pada malam ini, mendapat banyak manfaat, semua yang disampaikan berasa tidak ada yang terbuang sia-sia. Sayangnya durasi masih kurang lama.

Siti Fatimah juga memberikan ucapan terima kasih kepada LAZIS Nurul Falah yang telah mengadakan acara ini dengan Prof. Ali Azis, dengan webinar ini saya banyak belajar dan diingatkan kembali untuk senantiasa selalu berdekatan dengan alquran supaya bisa menjadi orang yang bertakwa dan dekat dengan Allah Swt