Lazis Nurul Falah
gradient

Menanamkan Berbagi Melalui Dongeng di TK Al-Falah Waru

Acara • 581x •
image

Penyampaian pesan dakwah bisa dilakukan dengan cara yang berbeda-beda, bisa dengan tulisan atau perkataan seseorang. Nilai-nilai Islam bisa juga disisipkan dalam cerita dongeng yang disampaikan kepada anak-anak.

Penanaman nilai kepada anak-anak melalui cerita dongeng lebih efektif daripada dengan penanaman seara langsung dengan metode pemberitahuan. Hal ini dikarenakan anak menganggap belajar nilai dibarengi dengan cerita dongeng menarik dan perlu dilakukan.

Senin, 8 agustus 2022. LAZIS Nurul Falah mendatangi TK Al-Falah Waru untuk melakukan dongeng dengan tema “menyantuni anak yatim”. Bertujuan anak-anak memiliki jiwa empati yang tinggi sejak masih kecil, dengan begitu kelak sudah beranjak dewasa mampu untuk peduli dan menyantuni anak yatim.

Acara dilakukan pagi jam 9 bersama kak Qiqi dari pendongeng Surabaya. Nampak anak-anak antusias untuk mendengar, dan larut dalam cerita yang dibawakan. Selepas mendongeng, anak-anak diminta untuk mengeluarkan uang untuk praktik secara langsung sedekah anak yatim.

Akbar selaku manager program memberikan penjelasan singkat bahwa program dongeng ini bernama manasik zakat, harapannya anak-anak hingga orang dewasa akan paham pentingnya zakat dan bersedekah.

“Sekarang masih banyak orang yang enggan berzakat atau bersedakah, sedangkan dalam alquran, perintah Allah Swt sudah sangat jelas bahwa manusia khususnya umat Islam dianjurkan untuk selalu bersedekah baik di waktu lapang maupun sempit. Semoga kita termasuk orang-orang yang mencintai dan memberi sedekah kepada orang membutuhkan.” tuturnya.

Dongeng bertepatan dengan acara pengenalan sekolah, Ifa guru dari TK Al-Falah sangat mendukung penuh gerakan manasik zakat untuk keliling di Sidoarjo dan Surabaya khususnya. Agar literasi dan kesadaran orang untuk menunaikan zakat semakin tinggi.

“Anak-anak sangat senang mendengar cerita yang dibawakan oleh pendongeng, saya kira hal ini efektif untuk anak-anak yang sukanya bermain sambil belajar.” imbuhnya.

Nilai yang disampaikan kepada anak-anak melalui dongeng termasuk dalam salah satu metode ajar dalam sebuah pendidikan. Bagaimana guru bisa menyampaikan pelajaran dengan baik dan anak-anak yang mendengarkan bisa memahami dan mempratikkan secara langsung.