Lazis Nurul Falah
gradient

Mempererat Ukhuwah, Pesantren Al-Quran Nurul Falah Surabaya dengan Halal bihalal

Acara • 376x •
image

Surabaya - Selasa, 2 mei 2023. Pesantren Al-Quran Nurul Falah Surabaya melaksanakan halal bi halal bertempat di mushola NF dengan peserta seluruh karyawan dan undangan Nurul Falah group. Kegiatan halal bihalal bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan sekaligus mendekatkan hubungan antar karyawan Pesantren Al-Quran Nurul Falah.

Kegiatan dimulai dengan sambutan oleh Ust. Abdurrahim Hasan mengatakan bahwa ada untaian doa dan harapan yang menjadi semangat kita semua dalam menyebutkannya. Semoga tahun depan kita semua dipertemukan dengan ramadhan dan hari raya idul fitri Surabaya.

"Manusia pasti memiliki kesalahan, kami mewakili Pesantren Al-Quran Nurul Falah Surabaya mengucapkan mohon maaf dengan sebesar-besarnya." jelas Abdurrohim Hasan selaku Sekretaris Eksekutif Pesantren Al-Quran Nurul Falah Surabaya.

Dia menambahkan, dengan kedekatan dan terjalinnya hubungan yang solid akan saling membantu antar bidang untuk memasifkan dakwah Al-Quran di Nusantara. 

Di hari raya Idul fitri ibadah kita selama setahun dan ditambah ibadah Ramadhan akan diterima oleh Allah Swt. Spirit ibadah bulan ramadhan tentu menjadikan diri kita lebih semangat ibadah di luar ramadhan.  

Pesan yang disampaikan oleh KH. Ali Muaffa, M.Ag mengingatkan tentang memohon ampunan dan ukhuwah Islamiyah. Saat ini menjadi trending ialah tentang dosa di seluruh Indonesia, karena kita semua layaknya harus meminta maaf dan memberi maaf.

“Doa yang kita harapkan pada saat memasuki bulan syawal yang hendak nantinya kita ikuti dan jalankan. Jangan bertengkar satu dengan lainnya, berdoa agar dijauhkan dari bencana kemiskinan dan penyakit.” ucap KH. Ali Muaffa selaku pengasuh Pesantren Al-Quran Nurul Falah.

Beliau menambahkan, Mari kita kuatkan dengan hubungan misalnya kita tidak merasa pekerjaan itu milik kita bersama, pasti suatu saat pekerjaan yang dilakukan tidak akan bisa berkembang untuk mendukung satu dengan lainnya, karena dalam suatu lembaga seluruh bagian selayaknya saling mendukung demi bertumbuhnya lembaga tersebut.

“Dosa ada dampaknya, salah satunya ketika satu perbuatan maksiat akan menjadikan noktah hitam di hati kita, kemudian secara terus menerus dilakukan maksiat tersebut akan menjadi hitam seluruhnya dan pekat tidak mampu mengeluarkan cahaya kebaikan di hati kita lagi.” pungkasnya dan ditutup dengan doa

Di Akhir acara dilanjutkan berjabat tangan dengan harapan saling memaafkan segala kesalahan saudara kita yang sudah diperbuat selama ini, dan dilanjutkan dengan makan bersama.