Lazis Nurul Falah
gradient

Membangun Pikiran Positif dalam Menggapai Tujuan Bersama

Acara • 231x •
image

Pada Sabtu, 18 Januari 2025, LAZIS Nurul Falah menggelar kegiatan rapat kerja cabang dengan fokus pada peningkatan kapasitas membangun pikiran positif dan strategi fundraising bagi para perwakilan cabang. Pemaparan materi disampaikan oleh Ustaz Sri Sujarno, Kepala Bagian Umum YDSF, yang menekankan pentingnya mindset dalam membangun semangat juang bagi para pejuang dakwah, khususnya amil.

Kegiatan ini bertempat di KB/TK Nurul Falah Surabaya. Dalam pemaparannya, Ustaz Sri Sujarno menjelaskan bahwa mindset positif akan membawa kita pada pencapaian tujuan bersama.

“Peningkatan kapasitas perwakilan cabang diharapkan dapat diimplementasikan di wilayah masing-masing. Setiap wilayah memiliki potensi dan optimasi yang berbeda, oleh karena itu LAZIS Nurul Falah menggunakan form yang diisi oleh masing-masing individu untuk menilai potensi apa yang ada di cabang tersebut.” ujar Ustaz Sri Surjarno.

Dia mengungkapkan pentingnya kekuatan komunikasi akan membuat kita lebih mudah untuk menjalin kolaborasi dan elaborasi program. "Kita perlu saling membangun sinergi dan strategi. Dengan sinergi yang baik, pelayanan yang dilakukan lembaga akan semakin optimal.

Menyingkirkan pikiran negatif akan membuat kita lebih berani dalam berkomunikasi dengan calon mitra. Pikiran positif sangat diperlukan karena akan memberikan keyakinan dan kepercayaan diri saat menjelaskan ide dan bertemu dengan calon mitra. Ditambahkan dengan persiapan dokumen dan mental untuk mendukung presentasi program kepada calon mitra lembaga.

Selain itu, Pemanfaatan teknologi perlu dilakukan, seperti berbagi konten edukasi zakat, infaq, dan penyaluran program membantu saudara kita yang membutuhkan. Konten yang dilihat akan membangun kepercayaan publik terkait lembaga yang dibawa, sehingga orang akan mempercayakan sebagian harta untuk disalurkan kepada 8 penerima manfaat yang sesuai dengan Al-Qur’an.

Dalam sesi diskusi, para peserta rapat kerja membahas pengalaman mereka dalam menemui mitra dan donatur serta strategi yang digunakan dalam proses pendekatan. Setiap peserta mengungkapkan masukan dan saran dari masing-masing perwakilan cabang. Harapannya, mereka dapat memperoleh perspektif baru yang dapat diimplementasikan saat terjun di lapangan.

Para peserta rapat kerja juga mendapatkan materi tentang strategi fundraising. Mereka diajarkan cara-cara efektif untuk menggalang dana dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Selain itu, pentingnya membangun hubungan yang baik dengan donatur.

Rapat kerja cabang ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat peran dan kontribusi LAZIS Nurul Falah dalam memberdayakan masyarakat. Dengan mindset positif dan strategi yang tepat, setiap cabang diharapkan dapat mencapai tujuan bersama dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.