LAZIS Nurul Falah berkolaborasi dengan LAZ Saku Yatim mengadakan Diklat Standarisasi level 1 metode Tilawati untuk mendukung program Gerakan Sekolah Mengaji (GSM) di Lumajang. Diklat diadakan 2 hari, Sabtu & minggu, 12-13 agustus 2023 bertempat di Aula LAZ Saku Yatim, Kepuharjo, Lumajang.
Diklat standarisasi guru Al-Qur’an dengan metode tilawati level 1 ini diikuti oleh seratus peserta dari berbagai kecamatan di Lumajang. Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata dari dukungan LAZIS Nurul Falah untuk mendukung dan memfasilitasi gerakan sekolah mengaji yang tengah menjadi fokus program pemerintah Lumajang.

Ustadz Mujahid Kepala Cabang Tilawati Lumajang, bersedia mendampingi sekolah-sekolah hingga lancar mengajarkan pendidikan Al-Quran menggunakan metode Tilawati.
Kegiatan Diklat dihadiri oleh Direktur Eksekutif Yayasan Nurul Falah Dr. KH Umar Jaeni, M.Pd., Bapak Faishol, perwakilan dari Kabid Kesra Pemerintahan Kabupaten Lumajang, serta Kabid PAUD Dikdas Dinas Pendidikan Lumajang Yusuf Ageng Pangestu, S.Pd. turut hadir dalam diklat itu.
“Gerakan-gerakan seperti ini harus diperbanyak di kabupaten Lumajang, sehingga santri atau siswa mendapatkan pendidikan Al-Quran dari guru yang memiliki kompetensi sesuai dengan standar pengajaran Quran.” tutur Bapak Faishol.
Guru yang memiliki kompetensi mengajar akan melahirkan santri atau siswa yang cemerlang dalam ilmu pengetahuan, khususnya pemahaman dan kelancaran membaca Al-Quran. Kelak akan menjadi generasi yang memiliki karakter yang mencerminkan Al-Quran.
Dia menambahkan, terima kasih kepada Nurul Falah dengan LAZ Saku Yatim telah mengadakan diklat untuk guru. Semoga kedepannya banyak diklat yang diadakan dan bimbingan guru di sekolah untuk mendukung program Gerakan Sekolah Mengaji.
Melihat realita di Lumajang masih banyak guru ngaji yang belum memiliki kompetensi, terutama di wilayah sekolah formal.
Yusuf Ageng Pangestu sebagai Kabid PAUD Diknas Lumajang memberikan penjelasan. "Di Lumajang masih banyak sekali kurang stok guru ngaji terutama untuk wilayah sekolah-sekolah."
Dia menambahkan, untuk itu mohon kiranya gerakan pelatihan guru ngaji lebih di instenskan sehingga kita mempunyai stok guru ngaji yang memadai di Lumajang. Memberikan dampak postif demi kemajuan Lumajang di masa yang mendatang dengan siswa yang memiliki karakter Quran.