Lazis Nurul Falah
gradient

LAZIS Nurul Falah Salurkan Fidyah untuk Sahabat Tunanetra

Penyaluran Bantuan 171x
image

SURABAYA – LAZIS Nurul Falah mengisi momentum bulan suci dengan penuh kekhidmatan melalui penyaluran fidyah bagi sahabat tunanetra. Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan agenda Khotmil Qur’an pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Acara ini tidak sekadar menjadi ajang berbagi, melainkan sarana mempererat ukhuwah melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an bersama. Lembaga bersinergi dengan Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Wilayah Jawa Timur untuk menciptakan suasana yang religius dan inklusif.

Kehadiran para penyandang disabilitas netra dalam kegiatan ini memberikan inspirasi luar biasa mengenai semangat dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an. Meskipun memiliki keterbatasan fisik, antusiasme mereka dalam menghidupkan suasana Ramadan dengan tilawah terasa sangat menyentuh hati.

Manager Program dan Pendayagunaan LAZIS Nurul Falah, Ustaz Najib, menyampaikan bahwa program ini adalah bentuk pemuliaan terhadap sesama Muslim. Beliau berharap penyaluran fidyah ini dapat memberikan kebahagiaan serta memenuhi kebutuhan pangan para sahabat tunanetra.

"Kami bersyukur dapat berbagi ruang dan doa bersama teman-teman ITMI. Penyaluran fidyah ini merupakan amanah dari para donatur yang kami dedikasikan untuk mendukung saudara-saudara kita yang istiqomah dalam jalan dakwah Al-Qur'an," ungkap Ustaz Najib.

Salah satu penerima manfaat fidyah mengungkapkan rasa haru dan terima kasihnya setelah mengikuti rangkaian acara tersebut. Perhatian yang diberikan oleh lembaga zakat ini dirasakan sangat berarti bagi komunitas tunanetra di Jawa Timur.

"Terima kasih LAZIS Nurul Falah atas perhatian dan bantuannya kepada kami, semoga Allah membalas segala kebaikan para donatur dengan keberkahan yang berlipat ganda," tuturnya dengan penuh syukur.

Program penyaluran fidyah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan LAZIS Nurul Falah untuk memastikan setiap lapisan masyarakat merasakan indahnya berbagi. Sinergi dengan berbagai komunitas disabilitas akan terus ditingkatkan guna menciptakan program-program yang lebih inklusif di masa depan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tali silaturahmi antara lembaga dan komunitas tunanetra semakin kuat. Langkah kecil ini menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk terus meraih keberkahan di bulan yang penuh ampunan.