ACEH TAMIANG – LAZIS Nurul Falah mendistribusikan bantuan 350 mushaf Al-Qur’an untuk santri terdampak banjir di Aceh Tamiang pada Selasa, 9 Februari 2026. Penyaluran ini menyasar Pondok Pesantren Darul Mukhlisin dan beberapa sekolah negeri yang mengalami kerusakan fasilitas belajar.
Banjir besar yang melanda wilayah ini dua bulan lalu menyisakan trauma bagi anak-anak. Akses pendidikan sempat terhambat total akibat rusaknya buku sekolah serta mushaf Al-Qur’an yang terendam lumpur.
Bantuan Al-Qur’an baru ini bertujuan membangkitkan kembali semangat mengaji para santri pascabencana. Kehadiran fisik mushaf yang layak diharapkan mempermudah proses belajar mengajar di pondok maupun sekolah.

Para santri kini mulai kembali menekuni hafalan mereka dengan lebih antusias. Mushaf baru ini menjadi modal utama mereka untuk melanjutkan pendidikan agama yang sempat terhenti.
Program bantuan ini merupakan bagian dari ikhtiar membangun karakter generasi muda yang taat. Generasi masa depan di Aceh Tamiang diharapkan tumbuh menjadi pemimpin yang memiliki Akhlak Qur’ani yang kuat.
Direktur LAZIS Nurul Falah, Ustadz Achmad Syafi’i, menegaskan komitmen lembaga dalam mendukung pemulihan pendidikan di area bencana. Beliau memantau langsung agar bantuan terserap tepat sasaran kepada anak-anak yang membutuhkan.

"Kami ingin memastikan anak-anak di Aceh Tamiang tidak berhenti belajar agama hanya karena ketiadaan fasilitas. Semoga bantuan ini memicu semangat mereka untuk terus menebar kebaikan di muka bumi," ungkap Ustadz Achmad Syafi’i.
Penyerahan bantuan Al-Qur'an dilakukan secara langsung kepada para santri dan siswa-siswi di lokasi. Langkah ini memastikan setiap bantuan diterima langsung oleh mereka yang membutuhkan untuk mendukung kelancaran belajar.