Lazis Nurul Falah
gradient

LAZIS Nurul Falah Mojokerto Dukung Program Bebas Buta Huruf Al Quran di Dlanggu

Penyaluran Bantuan • 527x •
image

Pada Kamis, 28 November 2024, Forkopimca Dlanggu dengan di motori KUA Dlanggu mengadakan kegiatan SINAU PENTING (Sinergitas Instansi Dlanggu Penanganan Anak Yatim dan Stunting) yang ke 15 di Masjid Sabilul Muttaqin, Dusun Segunung, Desa Segunung, Kecamatan Dlanggu.

LAZIS Nurul Falah Mojokerto memberikan support dengan menunjukkan keseriusan dalam mendukung program SINAU PENTING dengan bentuk dukungan memberikan 20 Al-Qur’an wakaf kepada anak-anak yatim dan lansia dhuafa di wilayah Segunung, Dlanggu, Mojokerto.


Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan rutin SINAU PENTING yang berkililing di masjid-masjid seluruh desa-desa di kecamatan Dlanggu. Kebersamaan kepedulian yang dibangun KUA Dlanggu bersama Forum komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimca) Dlanggu dan instansi terkait seperti Puskesmas, BKKBN dan Sekolah-sekolah sekitarnya telah berlangsung lebih dari setahun

Acara tersebut dikemas dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan, dihadiri oleh berbagai pihak, diantaranya : Pihak dari perwakilan Kecamatan, Kapolsek Dlanggu, Koramil Dlanggu, KUA Dlanggu dan para penyuluh KUA, UPT Puskesmas dan SMPN 1 Dlanggu, serta takmir masjid Sabilul Muttaqin. Kegiatan ini berhasil menarik perhatian banyak pihak yang peduli terhadap pendidikan agama, kesejahteraan anak yatim dan stunting, lansia, masyarakat dhuafa lainnya.


Masing-masing Forkompimca memberikan sambutan seperti kepala KUA Dlanngu yang menekankan untuk keberlanjutan program SINAU PENTING ini diteruskan, siapapun penerus pimpinan KUA Selanjutnya. Kapolsek dan koramil dalam sambutannya juga menekankan menjaga kondusifitas kehidupan bermasyarakat apalagi jelang pilkada dan setelah pilkada. Tak ketinggalan pihak takmir yang menyampaikan ucapan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan SINAU PENTING ke 15 di masjid Sabilul Muttaqin Segunung

Ustaz Adi, selaku staf perwakilan NF Cabang Mojokerto yang di utus hadir dalam kegiatan SINAU PENTING, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dapat berkontribusi dalam program yang sangat mulia ini.

"Apapun kondisi diri kita semua, maka 2 hal utama sebagai bekal menjalani hidup yakni Syukur dan Sabar, dengan Syukur hidup akan nikmat, dan dengan sabar hidup akan penuh berkah. Pedoman hidup yang Allah berikan melalui Rosululloh Muhammad SAW berupa kitab Suci Al-Qur’an adalah pedoman utama dalam menghadapi segala permasalah dan tantangan kehidupan saat ini dan saat akan datang, untuk keselamatan hidup kita di dunia dan akhirat kelak, maka pelajarilah Al-Qur’an. Bergurulah kepada guru yang bisa mengajarkan Al-Qur’an dengan baik, bukan hanya membaca tetapi juga untuk memahami dan mengamalkannya " ujar Ustaz Adi.

Ustaz Adi juga menambahkan bahwa harapannya para santri yang menerima sedekah Al Quran dari Donatur ini dapat termotivasi untuk terus mengaji dan mendalami ajaran agama Islam serta mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari

"Kami berharap, dengan adanya pemberian Mushaf Wakaf Al-Qur’an ini, semangat belajar dan mengaji anak-anak yatim semakin terpacu. Mereka adalah generasi penerus yang akan meneruskan perjuangan dalam menjaga dan mengamalkan ajaran Islam. Semoga mereka bisa menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya.

Para santri yatim yang hadir terlihat sangat antusias dan bersyukur atas pemberian Al-Qur’an wakaf tersebut, hal itu terpancar dari sorot mata dan wajah mereka saat membawa kitab suci Al-Quran seraya berjalan menjinjing bingkisan dan uang santunan yang mereka terima

LAZIS Nurul Falah Mojokerto InsyaAllah berkomitmen untuk terus mendukung dan melaksanakan program-program serupa demi kemajuan dan kesejahteraan umat.