Dalam semangat menyebarkan cahaya Islam hingga ke pelosok-pelosok Nusantara, LAZIS Nurul Falah kembali mengambil langkah nyatai. Bertempat di Masjid Al-Falah, Surabaya, pada Sabtu, 23 Agustus 2025, berlangsung kegiatan pelepasan da’i dari Dewan Dakwah Jawa Timur yang akan ditugaskan ke berbagai penjuru Indonesia. Momen ini menjadi saksi komitmen dakwah yang tak hanya diemban para da’i, tetapi juga didukung sepenuhnya oleh LAZIS Nurul Falah melalui pemberian mushaf Al-Qur’an sebagai bekal dakwah di medan yang jauh dari kemudahan akses fasilitas ibadah.
Setiap mushaf yang dibaca oleh masyarakat pelosok, insyaAllah akan mengalirkan pahala berlipat bagi para donatur, karena satu huruf dari Al-Qur’an bernilai sepuluh kebaikan di sisi Allah SWT. Bayangkan, berapa banyak huruf yang akan dibaca dan diamalkan setiap harinya, menjadikan amal jariyah ini terus mengalir tanpa henti. Inilah mengapa dukungan terhadap penyebaran Al-Qur’an bukan hanya membantu dakwah, tapi juga membuka ladang pahala yang luas bagi siapa pun yang terlibat di dalamnya.

“Tidak semua anak-anak atau warga di pelosok negeri memiliki mushaf Al-Qur’an, bahkan untuk mengaji pun mereka harus berbagi satu mushaf untuk beberapa orang,” tutur Ustaz Najib, Manager Program dan Pendayagunaan LAZIS Nurul Falah.
Melihat kondisi ini, LAZIS Nurul Falah memberikan dukungan berupa puluhan mushaf Al-Qur’an yang akan dibawa oleh para da’i ke titik-titik dakwah mereka di daerah terpencil. Harapannya, mushaf-mushaf ini bukan hanya menjadi media baca, namun juga menjadi pembuka jalan hidayah dan ilmu bagi saudara-saudara kita yang haus akan ajaran agama.

“Semangat dakwah harus dirasakan oleh semua umat Islam, di mana pun mereka berada. Apalagi di daerah yang belum banyak tersentuh fasilitas keagamaan. Semoga dengan bantuan Al-Qur’an ini, semangat mengaji dan mengamalkan Islam semakin tumbuh subur di pelosok negeri,” tambah Ustaz Najib.
Langkah ini merupakan bagian dari program sedekah Al-Qur’an untuk wilayah pelosok Indonesia, yang selama ini telah menjadi jembatan antara para donatur dan masyarakat yang membutuhkan akses terhadap ilmu agama. Dalam jangka panjang, program ini juga diharapkan bisa melahirkan generasi Qur’ani yang tak hanya cakap membaca, namun juga kuat secara akidah dan akhlak.
LAZIS Nurul Falah mengajak seluruh masyarakat, khususnya para donatur dan mitra kebaikan, untuk terus mendukung program-program dakwah dan pendidikan Al-Qur’an yang berdampak langsung pada masyarakat yang masih tertinggal. Karena ketika mushaf Al-Qur’an disalurkan, sejatinya bukan hanya lembaran kitab suci yang dikirimkan, melainkan juga harapan, cahaya, dan cinta dari umat kepada umat.