Lazis Nurul Falah
gradient

LAZIS Nurul Falah Dukung Dakwah Al-Qur’an di Mojokerto

Penyaluran Bantuan • 493x •
image

Memasuki tahun kedua, Forkopimca Dlanggu yang dipimpin oleh KUA Dlanggu mengadakan kegiatan rutin bertajuk "SINAU PENTING" (Sinergitas Instansi Dlanggu Penanganan Anak Yatim dan Stunting). Acara ini berlangsung di Masjid Sabilul Muttaqin, Dusun Segunung, Desa Segunung, Kecamatan Dlanggu, dan mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk LAZIS Nurul Falah Mojokerto.

Dalam kegiatan yang berlangsung pada 23 Mei 2025 ini, LAZIS Nurul Falah Mojokerto menunjukkan komitmennya dengan mendukung gerakan dakwah Al-Qur’an, dengan memberikan mushaf Al-Qur’an kepada Masjid Sabilul Muttaqin. Pemberian ini langsung diterima oleh takmir masjid, yang mengungkapkan rasa syukur dan harapan agar donasi tersebut menjadi amal jariyah bagi para donatur.

“Terima kasih kepada LAZIS Nurul Falah yang telah memberikan mushaf Al-Qur’an di Masjid Sabilul Muttaqin. Semoga ini menjadi amal jariyah bagi donatur yang memberikan,” ujar takmir Masjid Sabilul Muttaqin.

Takmir masjid juga menambahkan bahwa ia berharap pemberian mushaf Al-Qur’an ini dapat dilakukan di masjid-masjid lain yang juga membutuhkan, sehingga manfaat dari wakaf Al-Qur’an dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Kegiatan SINAU PENTING ini bertujuan untuk memberikan santunan kepada anak yatim, dhuafa, dan masyarakat yang membutuhkan, serta mendukung penanganan stunting di wilayah Dlanggu. Sinergi antara berbagai instansi diharapkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang berada dalam kondisi ekonomi yang kurang menguntungkan.

Ustaz Adi Sugeng Pribadi, staf LAZIS Nurul Falah Mojokerto, menyampaikan bahwa pemberian mushaf Al-Qur’an ini merupakan bagian dari upaya lembaga untuk mendukung kegiatan keagamaan dan pendidikan di masyarakat.

“Kami berharap mushaf Al-Qur’an ini dapat menjadi sarana dakwah membumikan Al-qur’an. Kemudian masyarakat agar lebih mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan pemahaman tentang ajaran Islam,” ungkapnya.

Sinergi yang terjalin antara Forkopimca Dlanggu, KUA Dlanggu, LAZIS Nurul Falah Mojokerto, berbagai pihak yang terlibat dan masyarakat setempat menunjukkan sebuah langkah nyata dalam upaya penanganan masalah sosial, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan anak yatim dan penanganan stunting. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa dengan kebersamaan, berbagai masalah sosial dapat ditangani secara efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.