Guru ngaji memiliki peran sentral dalam membangun pondasi keagamaan anak, setiap hari membimbing dan memberikan pengajaran terkait pengajaran Al Quran. Pembinaan karakter Islam yang diajarkan kepada anak akan memberikan dampak positif pada tumbuh kembang mereka, dengan harapan mereka menjadi generasi yang memiliki akhlak Qurani.
Ahad, 15 Oktober 2023. LAZIS Nurul Falah berkolaborasi dengan KPA Tilawati Menganti mengadakan pelatihan ice breaker untuk guru ngaji Al Quran, dengan harapan agar guru ngaji dapat memiliki segudang cara dalam mengajar. Proses guru ngaji menyampaikan pengajaran Al Quran dengan diselingi ice breaker menjadi model supaya anak senang dan ingin terus belajar Al Quran.
148 guru ngaji mengikut kegiatan ice breaker yang bertempat di Masjid Riyadlul Jannah menganti Gresik. Terlihat peserta mengikuti secara khidmat materi ice breaker dan cara-cara penyampaian yang santai tapi serius, materi ice breaker disampaikan oleh Ustadz Tukardi, S.T dengan penuh semangat.

Menurut Bu Ida selaku kepala KPA Tilawati Menganti, kegiatan ini merupakan hal yang baru dan perlu dimiliki oleh setiap guru ngaji, karena era sekarang anak-anak berada di generasi yang berbeda, tentu saja materi pembelajaran yang disampaikan harus menarik anak-anak.
“Kalau penyampaian guru ngaji menarik, inshaAllah anak-anak semangat dan ingin terus berangkat belajar Al Quran.” jelas Kepala KPA Tilawati.
Ia menambahkan, harapan saya dengan kegiatan ini agar guru ngaji yang sudah mendapatkan materi ice breaker dapat diaplikasikan di kelas masing-masing.
LAZIS Nurul Falah memiliki komitmen untuk memberikan upgrading bagi guru-guru ngaji agar memiliki skill dalam mengajar. Terutama guru ngaji yang kurang dalam mengakses pelatihan seperti ice breaker.
Staf program dan pendayagunaan LAZIS Nurul Falah, Muhammad Ainun Najib mengungkapkan gerakan upgrading guru ngaji akan terus dilakukan untuk mitra-mitra kami. Karena ini sebagai bentuk penghargaan pada dedikasi mereka memberikan pendidikan Quran pada anak-anak.