Lazis Nurul Falah
gradient

LAZIS Nurul Falah Berikan Apresiasi Pada Pejuang Al-Qur’an di Ketintang

Penyaluran Bantuan • 545x •
image

Jumat yang penuh berkah, 23 Agustus 2025, menjadi momen istimewa bagi LAZIS Nurul Falah. Tim relawan menelusuri jalanan Kota Surabaya untuk menyambangi kediaman seorang pejuang Al-Qur’an, sekaligus memberikan apresiasi sebagai pejuang Al-Qur’an. Sosok yang telah mengabdikan hidupnya demi dakwah suci ini adalah Ustaz Hakim, warga Ketintang.

Rumah sederhana itu menyimpan sejuta cerita perjuangan yang tak lekang oleh waktu. Ustaz Hakim mengajarkan Al-Qur’an sejak usia muda hingga masa senjanya. Tak pernah lelah, tak pernah mengeluh, hanya semangat yang terus menyala untuk menyebarkan cahaya Al-Qur’an.

"Dulu saya berjalan kaki, kemudian naik sepeda dari rumah ke rumah dan musala untuk mengajarkan ngaji," tutur Ustaz Hakim dengan mata berkaca. Wajahnya teduh, namun menyimpan lelah yang mulia. Setiap langkahnya adalah saksi perjuangan yang tak pernah berharap imbalan dunia.

Niatnya hanya satu: berjuang di jalan Allah SWT. "Saya niatkan semua ini lillahi ta’ala," tutur beliau dengan menunjukkan senyumnya kepada tim LAZIS Nurul Falah. 

Ustaz Najib, Manajer Program dan Pendayagunaan LAZIS Nurul Falah, menyampaikan rasa hormatnya. “Apresiasi kepada para pejuang Al-Qur’an harus terus kita dorong,” ujarnya tegas. Ia menekankan pentingnya peran para guru ngaji dalam membentuk generasi Qur’ani.

Dalam kunjungan itu, LAZIS Nurul Falah memberikan apresiasi berupa uang tunai sebagai wujud cinta. Bantuan tersebut tak seberapa dibanding jasa Ustaz Hakim yang tak ternilai. Namun, diharapkan bisa menjadi penyemangat agar beliau terus istiqamah dalam dakwah.

“Semoga keberkahan Jumat ini menjadi doa kolektif kita semua,” lanjut Ustaz Najib. Ia berharap semangat Ustaz Hakim menular ke masyarakat luas. Terutama generasi muda agar tak malu menjadi pengajar Al-Qur’an di tengah modernisasi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Peduli Guru Ngaji yang rutin dilakukan LAZIS Nurul Falah. Sebuah langkah nyata dalam mendukung mereka yang berada di garda terdepan dakwah. Mereka yang tak pernah tampil di layar kaca, tapi menjadi lentera di tengah umat.

Melalui kegiatan ini, LAZIS ingin mengetuk hati para dermawan. Agar lebih peduli terhadap pahlawan Al-Qur’an yang sering kali luput dari perhatian. Karena sejatinya, merekalah penjaga peradaban yang sebenarnya. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi para guru ngaji. Dan semoga perjuangan Ustaz Hakim menjadi inspirasi bagi kita untuk terus berbuat baik. Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin.