BEKASI — Upaya pemulihan pasca kebakaran di Pondok Pesantren Darul Fuqoha Indonesia, Kabupaten Bekasi, terus dilakukan. Pada Senin, 4 Mei 2026, LAZIS Nurul Falah Bekasi berkolaborasi dengan Cabang Tilawati Jawa Barat 2 menyalurkan bantuan kepada para santri dan pengajar yang terdampak musibah tersebut.
Diketahui, kebakaran terjadi pada 25 April 2026 dan menghanguskan bangunan asrama serta ruang belajar santri. Peristiwa ini menyebabkan aktivitas pendidikan sempat terganggu dan para santri kehilangan tempat tinggal sementara.
Sebagai bentuk kepedulian, LAZIS Nurul Falah Bekasi bersama Tilawati Jabar 2 menyalurkan berbagai bantuan. Bantuan tersebut meliputi uang donasi untuk pembangunan pesantren, lima sarung Tilawati, santunan untuk 10 santri yatim, serta dukungan bagi enam guru di Pondok Pesantren Darul Fuqoha Indonesia.

Kepala LAZIS Nurul Falah Bekasi menyampaikan bahwa amanah dari para donatur telah tersalurkan dengan baik kepada penerima manfaat. “Alhamdulillah, amanah sudah kami sampaikan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para santri dan pengajar yang terdampak,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan penyaluran bantuan melalui LAZIS Nurul Falah. “Terima kasih kepada sahabat dan donatur yang telah mempercayakan amanah ini kepada kami untuk disalurkan secara langsung kepada penerima manfaat,” tambahnya.

Proses penyerahan bantuan turut dihadiri oleh Kepala Cabang Tilawati Jawa Barat 2, Ustadz Daos Husni. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan mengembalikan kegiatan belajar mengajar di pesantren tersebut.
Bantuan yang diberikan menjadi bukti nyata kepedulian antar saudara dalam membantu sesama, khususnya bagi para santri yang tengah berjuang melanjutkan pendidikan Al-Qur’an di tengah keterbatasan akibat musibah.