Di tengah hiruk-pikuk kehidupan kota Bekasi, terdapat satu momen mengharukan yang terjadi di Masjid Al-Ikhlas, Pondok Ungu, pada sabtu, 8 maret 2025. Pada hari yang cerah itu, LAZIS Nurul Falah Bekasi menyelenggarakan acara kepada 200 guru ngaji dengan memberikan paket bingkisan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi muda.
Acara dimulai dengan khotmil quran dan dilanjutkan dengan tausiyah ramadhan. Kegiatan yang khidmat ini merupakan hasil kolaborasi antara beberapa lembaga, yaitu KPA Tilawati Bekasi Utara, LTTQ Al-Fikroh, Yayasan Ar-Raihan, dan tentunya LAZIS Nurul Falah Bekasi. Kolaborasi ini menunjukkan kebersamaan dan dukungan yang kuat dalam mengakui peran penting para guru ngaji di masyarakat.

Ustaz Raden, selaku Kepala LAZIS Nurul Falah Bekasi, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada para guru ngaji yang telah berjuang tanpa kenal lelah dalam mendidik anak-anak dan remaja dalam hal agama.
"Para guru ngaji adalah pilar penting dalam pembentukan karakter dan akhlak generasi muda kita. Mereka bekerja dengan ikhlas dan penuh dedikasi, meski seringkali tidak mendapatkan penghargaan yang sepadan. Oleh karena itu, kami merasa perlu untuk memberikan apresiasi kepada mereka melalui acara ini," ujar Ustaz Raden.
Salah satu penerima bingkisan, Ustadzah Sulasih, tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya saat menerima paket yang berisi beras dan kebutuhan pokok lainnya. "Paket beras ini sangat bermanfaat bagi kami. Ini bukan hanya sekedar bingkisan, tetapi juga bentuk penghargaan yang membuat kami merasa dihargai dan diperhatikan. Semoga acara seperti ini bisa rutin diadakan setiap tahun," tuturnya.
Selain memberikan bingkisan, acara ini juga diisi dengan ceramah agama dan doa bersama, yang semakin menambah kekhusyukan suasana. Para guru ngaji yang hadir tampak antusias dan penuh syukur atas perhatian yang diberikan oleh LAZIS Nurul Falah Bekasi dan lembaga-lembaga yang berkolaborasi.
Dengan adanya acara ini, diharapkan dapat memotivasi lebih banyak orang untuk menghargai dan mendukung para guru ngaji yang berperan penting dalam pembentukan karakter dan akhlak generasi muda. Acara ini juga menjadi pengingat bahwa dalam setiap langkah kecil yang dilakukan dengan ikhlas, terdapat dampak besar yang dapat dirasakan oleh banyak orang.