Lazis Nurul Falah
gradient

LAZIS Nurul Falah Bantu Mengentaskan Buta Huruf Al-Qur’an Melalui Sedekah

Penyaluran Bantuan • 590x •
image

Pada Senin, 24 Juni 2024, LAZIS Nurul Falah menyalurkan Sedekah Al-Qur’an Waqof dan Ibtida’ kepada santri dan guru ngaji. Penyaluran Al-Qur’an bertempat di TPQ Putra Muslimin Sidoarjo; TPQ As-Salam, Sambibulu, Mojokerto; dan Pesantren Al-Quran Nurul Falah Surabaya. 

Dengan harapan, akses belajar dan mengajarkan Al-Qur’an kepada anak dapat berjalan dengan lancar. Setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang sama dengan teman lainnya. Sebab sedekah Al-Qur’an dapat menjadi semangat anak untuk belajar.


Chalimatus Sa’dijah sebagai Ketua Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM) IIQ Jakarta, mengatakan bahwa persentase buta aksara Al-Qur’an di Indonesia sekitar 58,57 persen sampai dengan 65 persen. Sementara kemampuan membaca pada level cukup dan kurang ada pada persentase 72,25 persen.

Dari hasil pernyataan ini, LAZIS Nurul Falah merupakan lembaga bergerak dalam bidang pendidikan Al-Qur’an, akan terus terdorong untuk membumikan Al-Quran di Nusantara. Dengan harapan, angka buta huruf Al-Qur’an terus berkurang.


“Semangat menyebarkan dakwah Al-Qur’an tidak akan pernah padam, LAZIS Nurul Falah akan terus memberikan bantuan alat belajar Al-Qur’an kepada santri dan guru ngaji.” jelas Ustaz Muhammad Ainun Najib sebagai staf program dan pendayagunaan LAZIS Nurul Falah.


Dia menambahkan, terima kasih kepada sahabat donatur LAZIS Nurul Falah yang telah mengamanahkan Al-Qur’an untuk kami salurkan kepada penerima manfaat. Tentunya kami telah melakukan survei supaya tepat sasaran.

“Orang yang menyedekahkan Al-Qur’an, setiap huruf yang akan dibaca akan mengalir pahala kebaikan kepadanya.” tuturnya.

Kebaikan ini tidak sekadar memberi bantuan, melainkan juga memiliki berbagai manfaat, seperti memperdalam pengetahuan tentang Islam, memberikan kesempatan memiliki kebutuhan penting, dan menumbuhkan kecintaan untuk rajin membaca Al-Qur’an.