LAZIS Nurul Falah Mojokerto berkolaborasi dengan beberapa instansi untuk penanganan yatim dan stunting di Dlanggu, Mojokerto. Kesepakatan kolaborasi ini dilaunching pada pertemuan bersama di Masjid Fatabiqul Khoirot, Sukosari, Randugenengan, Dlanggu, Mojokerto pada Kamis, 26 Oktober 2023.
Sinergi penanganan yatim dan stunting dihadiri oleh JHQ, Danramel, Polsek, KUA, Kepala Desa, BKKBN, Camar dan lembaga stake holder lainnya.

Baharudin sebagai Kepala KUA Mojokerto mengatakan, pentingnya sinergitas bersama di Kecamatan Dlanggu. Lembaga-lembaga filantropi bisa dikatakan sebagai sebagai makelar, yakni dengan mengumpulan dan menyalurkan sedekah, infaq, serta zakat kepada penerima manfaaat.
“Kita semua saling membantu satu dengan lainnya. Kalau ada tetangga yang perlu bantuan, bisa dibantu. Itulah nilai-nilai Islam yang senantiasa suka menolong saudaranya yang tengah kesulitan.
Anak yatim dan stunting menjadi perhatian khusus untuk memberikan bantuan kepada mereka agar mendapatkan bantuan untuk biaya pendidikan dan layanan kesehatan. Dengan gotong royong lembaga dapat memberikan dampak yang besar membantu saudara kita yang tengah membutuhkan.
Kapolsek Dlanggu, Muhammad Khoirul Umam mengatakan bahwa bagi masyarakat yang memiliki permasalahan di sekitar rumahnya yang menggu dan meresahkan masyarakat bisa segera lapor ke danramil atau kapolsek. Misalnya balap motor dan lainnya.
“Pelaporan dari mayarakat akan sangat membantu kami untuk mengamankan dan memberikan kenyamanan dalam beraktivitas, khususnya di wilayah Kecamatan Dlanggu,” tuturnya.
LAZIS Nurul Falah mengambil bagian membantu di sinergitas bantuan yatim dan stunting pada sektor pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan keagamaan.
Adi Sugeng Pribadi, Ketua LAZIS Nurul Falah Mojokerto menjelaskan visi misi lembaga yang berfokus pada Al-Quran. Sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya kita untuk membayar zakat. Sebagai contohnya Allah Swt pernah menegur hambaNya yang tidak pernah berzakat. Hasilnay orang teraebut diberikan cobaan dengan menghilangkan senua hartanya.
“Sahabat tidak perlu risau atau takut untuk menyalurkan zakat, infaq, dan shodaqoh kepada LAZIS Nurul Falah. Kami sudah berada di bawah pengawasan Kemenag RI. Sehingga kamu menjdi aman syari, aman regulasi, dan aman NKRI.” tegasnya
Diakhir kegiatan ditutup dengan doa dan santunan untuk santri yatim dan anak yang mengalami stunting di Kecamatan Dlanggu, Mojokerto.