Lazis Nurul Falah
gradient

LAZIS NF Bersama FOZ Jatim Tingkatkan SDM melalui Seminar Kepemimpinan

Acara • 251x •
image

LAZIS Nurul Falah kolaborasi bersama FOZ Jawa Timur mengadakan peningkatan kapasitas kepemimpinan dengan tema "Managing Problrm Employee". Perwakilan lembaga zakat seluruh Jawa Timur menjadi peserta peningkatan kapsitas yang diadakan di Pesantren Alquran Nurul Falah, pada Rabu, 14 Juni 2023. Kegiatan bertujuan agar pemimpin di llembaga zakat menjadi lebih baik dalam mengelola, memutuskan, dan memonitoring kerja-kerja di lembaga masing-masing.

Materi kepemimpinan akan selalu dibutuhkan dalam setiap pribadi, kelompok, dan lembaga untuk mengatur diri dalam sistem yang sudah dibuat, khususnya di lembaga amil zakat yang menghimpun, mengelola, dan menyalurkan dana zakat.

Fatchuri Rosidin menjadi pemateri peningkatan kapasitas kepemimpinan menjelaskan, adanya segitiga kepemimpinan yang perlu diperhatikan, yakni orang, budaya, dan lembaga.

"Dilihat dari orang terdapat tiga bagian juga, ada kompetensi, karakter, dan penggilan. Dari segi Budaya dilihat atas sistem apresiasi, gaya kepemimpinan, dan sosialisasi nilai lembaga. Terkahir, Company juga ada tiga, diantaranya struktur, menampilkan visi misi, dan strategi struktur." tuturnya.

Dia mengutip perkataan jack Welch, yang membuat general electric menjadi perusahaan global itu bukan uang atau toolsnya, tapi kualitas SDM yang dimiliki.

Materi yang disampaikan menarik di simak dilihat dari peserta yang antusias menyimak dan aktif bertanya dari pemaparan telah disampaikan. Beberapa peserta memberikan pernyataan, apa yang disampaikan pemateri begitu dekat dengan kerja di lembaga amil zakat.

Achmad Fahrurrozi, M.Pd., sebagai Asisten Direktur IV Nurul Falah mengatakan, sangat perlu membuat kerja-kerja yang amanah dan profesional dalam dunia zakat. Supaya apa yang menjadi amanah donatur dan sahabat yang menyisihkan harta ke lembaga agar tersalurkan sesuai dengan 8 Asnaf.

"Dengan materi kepemimpinan ini akan sangat penting bagi diri kita, karena mulai dari mengatur diri agar bisa mengatur orang lain. " tuturnya.

Dia menambahkan, di lembaga zakat jangan ada niat untuk mencari keuntungan semata, melainkan menjadi ladang pahala kita untuk menuju tiket surga kelak.