Di tengah suasana yang penuh kehangatan dan semangat, santri Pesantren Tahfidz Leader (PTL) binaan LAZIS Nurul Falah mengikuti Latihan Kaderisasi Nurul Falah yang dilaksanakan selama dua hari, mulai tanggal 14-15 September 2024. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali para santri dengan pemahaman agama yang mendalam serta wawasan dan praktik menjadi pemimpin yang baik.
Acara ini dibuka oleh Dr. KH. Umar Jaeni, M.Pd, Direktur Pesantren Al-Quran Nurul Falah. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menggabungkan penghafalan Al-Quran dengan ilmu kepemimpinan.

"Latihan Kaderisasi Nurul Falah ini akan memberikan pengalaman berharga kepada anak-anakku sekalian di pesantren ini. Sembari menghafal Al-Quran, kita juga belajar menjadi pemimpin," ujarnya.
Dia menambahkan, pastinya kita akan menjadi pemimpin baik bagi diri sendiri dan keluarga. Maka dari itu, penting bagi kita untuk mempelajari ilmu kepemimpinan ini.
Selama dua hari pelatihan, para santri mendapatkan berbagai materi yang disampaikan oleh para narasumber yang berpengalaman di bidang kepemimpinan dan pendidikan agama. Materi-materi mencakup teori kepemimpinan, organisasi, team building, public speaking dan motivasi Islam.
Ivan, salah satu santri PTL, mengungkapkan antusiasmenya setelah mengikuti pelatihan ini. "Materi yang disampaikan sangat edukatif dan inovatif, dan di dalamnya ada motivasi yang membuat saya lebih semangat lagi menimba ilmu," katanya dengan penuh semangat.
Yazid, peserta lainnya, juga merasa bersyukur telah mengikuti pelatihan kepemimpinan ini. "Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan di zaman ini. Sehingga nantinya akan sangat bermanfaat bagi kami," ujarnya.
Dia menambahkan, pelatihan ini termasuk dalam pengembangan diri setiap santri sekaligus mahasiswa. Ilmu yang didapatkan selama pelatihan semoga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pesantren maupun di luar pesantren.

Latihan Kaderisasi Nurul Falah ini tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga memberikan kesempatan kepada para santri untuk mempraktikkan langsung ilmu yang mereka dapatkan. Berbagai simulasi dan kegiatan kelompok dilakukan untuk melatih keterampilan kepemimpinan mereka. Selain itu, para santri juga diajak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman, sehingga tercipta suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan.
Santri Pesantren Tahfidz Leader diharapkan dapat menjadi pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia dan mampu menginspirasi orang lain. Semoga kelak menjadi pemimpin yang baik, yang bisa membawa kebaikan bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata dari komitmen LAZIS Nurul Falah dalam membina generasi muda yang tidak hanya hafal Al-Quran, tetapi juga siap menjadi pemimpin masa depan yang berakhlak qurani.