LAZIS Nurul Falah terus berkomitmen dalam menghadirkan program yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan Al-Qur’an di masyarakat. Rabu (27/8), LAZIS Nurul Falah melakukan kunjungan resmi ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto untuk berdiskusi mengenai rencana kerjasama pelatihan baca Al-Qur’an metode Tilawati untuk penyuluh agama.
Pertemuan ini dihadiri oleh 44 penyuluh agama yang tersebar di berbagai kecamatan Kabupaten Mojokerto, diharapkan menjadi garda terdepan dalam menyebarkan keterampilan dan peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an bagi para guru ngaji di wilayah Mojokerto.
Kolaborasi ini mendapat sambutan hangat dari Mukti Ali, S.Ag., M.M., Kasubag TU Kemenag Kabupaten Mojokerto. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasi mendalam terhadap langkah LAZIS Nurul Falah yang peduli pada peningkatan kompetensi penyuluh agama dan guru ngaji.
“Program ini sangat penting karena penyuluh agama adalah perpanjangan tangan Kementerian Agama yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Dengan adanya pelatihan Tilawati, para penyuluh dapat menyalurkan ilmu yang lebih berkualitas kepada guru ngaji dan masyarakat luas,” jelas Mukti Ali.

Sementara itu, Ustaz Achmad Syaf’i, Asisten Direktur LAZIS Nurul Falah, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan sebuah langkah besar untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan baca Al-Qur’an secara menyeluruh.
“Kolaborasi ini kami gagas untuk meningkatkan keilmuan dan penguatan bacaan Al-Qur’an di kalangan penyuluh agama. Harapannya, mereka bisa menjadi pionir dalam mendampingi guru ngaji, sehingga kualitas pendidikan Al-Qur’an di Mojokerto semakin berkembang. Ke depan, kami ingin program ini menjadi model sinergi antara lembaga zakat dan pemerintah dalam bidang dakwah dan pendidikan,” tutur Ustaz Achmad Syaf’i.
Dengan dukungan penuh dari Kemenag Mojokerto, pelatihan metode Tilawati ini diharapkan dapat berjalan secara berkesinambungan. Ke depannya, tidak hanya penyuluh agama yang mendapatkan manfaat, tetapi juga ribuan santri dan masyarakat yang belajar Al-Qur’an di berbagai TPQ dan madrasah diniyah di Kabupaten Mojokerto.
Program ini juga menjadi bagian dari misi LAZIS Nurul Falah untuk mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga memahami nilai-nilai luhur di dalamnya.
Sinergi ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah, dan para penyuluh agama dapat membawa dampak besar dalam mencerdaskan umat melalui Al-Qur’an.