Lazis Nurul Falah
gradient

Keceriaan Santri Yatim Sahabat Belajar NF Pada Maulid Nabi Muhammad SAW

Penyaluran Bantuan • 348x •
image

Sahabat Belajar LAZIS Nurul Falah mengadakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan sholawat dan santunan santri yatim dhuafa, Kamis 28 september 2023. Kegiatan dilaksanakan di balai RW II Ngagel Rejo, Surabaya didampingi oleh kakak relawan. Harapannnya santri dapat mendapatkan pendidikan yang layak untuk masa depan mereka.

Kegiatan sahabat belajar disetting khusus pada momen maulid Nabi Muhammad SAW, bersama ustadz Bachtiar selaku pengisi tausiyah dan sholawat bersama-sama santri. Dalam tausiyah yang disampaikan kepada santri tentang perjalanan kehidupan Nabi Muhammad SAW semasa hidupnya dengan penuh kebaikan.

“Santri-santri sahabat belajar NF, kita harus meneladani sifat Rasulullah SAW, diantaranya sifat jujur, fathanah, dan suka menolong orang yang sedang kesulitan. Barangsiapa yang dekat dan meniru perilaku Nabi, maka inshaAllah kita nanti akan masuk surga Allah SWT.” jelas ustadz Bachtiar.


Semangat yang tampak terlihat santri saat mengikuti kegiatan di sahabat belajar LAZIS Nurul Falah, memberikan keikutsertaan mereka untuk mengikuti perilaku yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Nilai yang disampaikan kepada santri khususnya berbagi kepada saudara kita yang tengah membutuhkan, ada banyak saudara muslim yang belum bisa bersekolah atau menempuh pendidikan dengan susah secara ekonomi. Ustadz Bachtiar menanyakan kepada santri, “Siapa yang ingin masuk surga dengan cara berbagi?” sontak semua santri mengangkat tangan mereka.

Ia menambahkan, ketika kita memiliki harta yang lebih sudah sepantasnya untuk membantu saudara kita yang tidak mampu, sebagaimana Nabi Muhammad SAW dulu lakukan.

Kemudian dilanjutkan dengan penyaluran santunan santri yatim dhuafa binaan LAZIS Nurul Falah. Bu Eva selaku ketua RW II, Ngagel Rejo Surabaya mengatakan santri yatim dhuafa yang menerima santunan merupakan hasil seleksi dengan tingkat kebutuhan mereka.


“Saya lihat anak-anak luar biasa belajar bersama di sini, semangat terus untuk menggapai cita-cita mereka. Meskipun dalam kondisi ekonomi masih kurang tidak mematahkan semangat mereka untuk berjuang menggapai impian.” imbuh Ibu Eva.