Lazis Nurul Falah
gradient

Kajian Ruhiyah Nurul Falah, Ironi Dalam Kehidupan

Acara • 491x •
image

Pada Senin, 6 Mei 2024. Pesantren Al-Quran Nurul Falah mengadakan kegiatan kajian ruhiyah yang disampaikan oleh Ustaz Mim Saiful Hadi sebagai Sekretaris Yayasan Nurul Falah. Kajian ruhiyah mengusung tema “Ironi Dalam Kehidupan”, manusia menginginkan yang terbaik tetapi sering mengabaikannya. 

Kajian ruhiyah bertempat di ruang diklat KH. Hasan Sadzili dengan diikuti oleh seluruh karyawan Pesantren Nurul Falah. Dengan harapan, pembinaan spiritual setiap karyawan dapat meningkat dan sebagai pengingat untuk meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. Apa yang ada di dunia hanyalah sementara dan sedangkan akhirat selamanya.  

Sayyida Usman bin Sffan menyebutkan di dalam kitab nashoihul ibad, “Kepada orang yang pasti terjadi dan dia tau mati tidak pernah tau kapan datang.” Ustaz Mim menjelaskan bagaimana pola manusia menyukai hal-hal yang berbau dunia yang nanti akan rusak, seperti manusia yang mudanya gagah tetapi waktu tuanya keriput.

“Terkadang masih terheran dengan fenomena zaman sekarang, banyak anak muda yang sering membuang kesempatan bagus demi kesenangan yang sementara atau bahkan bersifat fana. Seperti ayam yang mati di lumbung padi, perumpamaan bagi manusia yang menyiakan kesempatannya.” jelas ustaz Mim kepada jamaah kajian ruhiyah. 

Semua urusan tidak ada yang tidak sesuai dengan urusan Allah SWT. Semua yang terjadi pada kehidupan ini sudah dalam kodrat dan irodat dari Allah SWT. Namun, nyatanya manusia masih gelisah dan khawatir terhadap apa yang sudah ditetapkan oleh Allah SWT. Sehingga mengakibatkan manusia melalaikan apa yang seharusnya dijaga dan dipertahankan dalam memperkuat keimanan.

“Berbahagialah kita karena bisa menjaga untuk tetap serta menjaga diri dalam bersyukur Dan orang yang mudah bersyukur adalah jalan bersabar.” pungkas ustaz Mim Saiful Hadi.