SURABAYA – LAZIS Nurul Falah bersama PW Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Jawa Timur menggelar Khotmil Quran tunanetra se-Jawa Timur pada Sabtu, 7 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Pesantren Al-Qur'an Nurul Falah, Ketintang, Surabaya, sejak sore hari.
Acara bertajuk “Berkhidmat dengan Al-Quran untuk Mencapai Cahaya Ilahi” ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah. Rangkaian kegiatan meliputi tadarus Al-Quran, tausiyah, hingga buka puasa bersama di tengah suasana bulan suci Ramadhan.
Ketua PW ITMI Jawa Timur, Zainul Muttaqin, menyatakan bahwa agenda ini bertujuan menyemarakkan Ramadhan sekaligus memperingati Nuzulul Quran. Semangat membaca dan mengamalkan nilai-nilai Al-Quran menjadi fokus utama bagi seluruh anggota ITMI.

"Tujuan pertama tentu menyemarakkan bulan Ramadhan dengan kegiatan keagamaan. Kita ingin memupuk kecintaan anggota terhadap Al-Quran agar semakin semangat mempelajari kalam Allah," ujar Zainul Muttaqin.
Sebanyak 75 peserta hadir mewakili daerah Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Mojokerto, hingga Tuban. Pertemuan ini sekaligus menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antaranggota tunanetra Muslim di wilayah Jawa Timur.

Keunikan utama kegiatan ini terletak pada penggunaan Mushaf Al-Quran Braille oleh seluruh peserta selama proses tadarus. Huruf timbul tersebut menjadi jembatan bagi para tunanetra untuk tetap bisa berinteraksi dan mendalami kitab suci.
Zainul Muttaqin mengakui bahwa akses terhadap Al-Quran Braille masih menjadi tantangan besar karena harganya yang cukup mahal. Majelis pembelajaran Al-Quran khusus tunanetra juga diakui masih sangat terbatas jumlahnya di berbagai wilayah.
"Tidak mudah bagi teman-teman tunanetra untuk belajar Al-Quran, terutama di luar Pulau Jawa," tambah Zainul. Hal ini menjadi perhatian serius bagi ITMI dan lembaga mitra untuk terus memperluas akses pendidikan Al-Qur'an yang inklusif.

LAZIS Nurul Falah berkomitmen mendukung penuh aktivitas dakwah bagi penyandang disabilitas sensorik netra melalui berbagai kolaborasi strategis. Sinergi ini diharapkan mampu membuka jalan bagi lebih banyak tunanetra untuk meraih cahaya hidayah Al-Quran.