Insan tuna netra memang tak dapat membaca Al-Qur’an dengan mata Jasmani, melainkan menggunakan mata hati dan jari-jemari. Mereka membaca dan memahami Al-Qur’an dengan hanya meraba setiap ayat Suci yang tersusun dalam Al-Qur’an Braille.
Tanggal 10 Maret 2021 LAZIS Nurul Falah memberikan dana kepada Yayasan Urunan Kebaikan yakni Kawan Netra di daaerah Putro Agung I no.17a . Bantuan tersebut digunakan untuk pelatihan guru Al-Qur’an Braille. Pelatihan tersebut dikhususkan untuk para insan tuna netra yang ingin belajar Al-Qur’an.
LAZIS Nurul Falah mempunyai fokus pada profesional dalam pendidikan Al-Qur’an dan guru Al-Qur’an. Sehingga dana yang diberikan adalah untuk pengadaan Al-Qur’an Braille, yayasan Urunan Kebaikan atau biasa disingkat UK berterimaksih atas dana yang diberikan.
Semoga bermanfaat bagi penyelenggara kegiatan dan bagi para peserta pelatihan, semoga tetap sungguh-sungguh melanjutkan proses pembelajaran Al-Quran Braille.
Karena seperti yang disampaikan oleh salah seorang Ahli Quran “Dan tidak ada perbedaan antara ia (fasih) dan tanpanya (terbata bata), melainkan (bergantung pada) faktor latihan seseorang terhadap rahangnya.” (Imam Ibnu Jazari).
Sehingga dengan rutinnya insan tuna netra dalam melatih rahangnya untuk mempelajari Al-Quran dalam tulisan Braille dapat menurunkan buta huruf Al-Quran Braille dan mampu mengajarkan kepada insan yang lain.