Guru ngaji adalah sosok yang sangat berjasa dalam menyebarkan dan mengajarkan Al-Qur’an kepada masyarakat, terutama kepada generasi muda. Mereka adalah garda terdepan dalam dakwah Al-Qur’an, dengan dedikasi dan semangat juang yang tinggi. Meskipun sering kali menerima upah yang minim, hal tersebut tidak mengurangi keikhlasan mereka dalam mendidik para santri agar bisa melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Dalam upaya memberikan apresiasi dan dukungan kepada para guru ngaji, LAZIS Nurul Falah berkolaborasi dengan Tilawati Jawa Barat 2 untuk memberikan bantuan pengobatan kepada seorang guru ngaji yang baru saja menjalani operasi TB Tulang Belakang. Bantuan ini diharapkan dapat membantu proses pemulihannya sehingga ia bisa kembali menjalankan tugas mulianya.
“Semoga bantuan pengobatan ini bisa membantu pemulihan pasca operasi. Beliau adalah guru ngaji yang memiliki semangat dalam mengajarkan agama Islam kepada anak-anak di Bekasi,” ujar Ustaz Raden, Kepala LAZIS Nurul Falah Bekasi, dalam pernyataannya pada tanggal 6 Maret 2025.
Bantuan pengobatan ini bukan hanya sekadar bentuk kepedulian, tetapi juga merupakan penghargaan atas jasa dan dedikasi yang telah diberikan oleh guru ngaji tersebut. Dalam kondisi yang sulit sekalipun, beliau tetap berusaha untuk memberikan pengajaran terbaik kepada para santri, menanamkan nilai-nilai Islam, dan membimbing mereka dalam memahami Al-Qur’an.
“Terima kasih kepada LAZIS Nurul Falah Bekasi dan Tilawati Jawa Barat 2 yang telah membantu pengobatan saya. Semoga Allah SWT membalas kebaikan ustaz dan ustazah di bulan penuh mulia ini.” tutur Ustazah Husna Firdayanti, penerima manfaat pengobatan guru ngaji.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli dan menghargai para guru ngaji yang selama ini mungkin kurang mendapatkan perhatian. Dukungan dan apresiasi dari berbagai pihak sangat diperlukan agar mereka dapat terus bersemangat dalam mengemban tugas mulia ini.
Melalui kolaborasi ini, LAZIS Nurul Falah dan Tilawati Jawa Barat 2 berharap dapat membantu meringankan beban guru ngaji yang sedang sakit dan memberikan motivasi agar beliau cepat pulih. Keikhlasan dan ketulusan hati para guru ngaji dalam mengajarkan Al-Qur’an memberikan kita semua tentang arti perjuangan.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kekuatan kepada para guru ngaji agar mereka dapat terus berkontribusi dalam menyebarkan ajaran Islam dan mendidik generasi muda dengan nilai-nilai kebaikan.