Lazis Nurul Falah
gradient

Bantuan Kemanusiaan untuk Guru Ngaji Pejuang Al-Qur’an

Penyaluran Bantuan • 310x •
image

Sabtu, 27 Desember 2025, LAZIS Nurul Falah kembali menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat. Bantuan ini secara diberikan kepada para masyarakat terdampak dan guru ngaji, sosok-sosok mulia yang tetap berjuang mendidik generasi bangsa dengan Al-Qur’an di tengah keterbatasan akibat bencana.

Penyaluran bantuan dipusatkan di Masjid Al Wustho, Batang Damar, yang menjadi salah satu titik kumpul masyarakat terdampak. Dalam kesempatan tersebut, LAZIS Nurul Falah menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan uang tunai yang diberikan langsung kepada para guru ngaji dan keluarga mereka. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi sekaligus menjadi penyemangat bagi para pendidik Al-Qur’an yang terdampak musibah.

Banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga serta sarana pendukung kegiatan belajar mengaji. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para guru ngaji untuk tetap menjalankan amanah. 

Dengan penuh kesabaran dan keikhlasan, mereka tetap mengajarkan Al-Qur’an di rumah-rumah masyarakat yang masih berdiri, memastikan pendidikan agama bagi anak-anak tidak terhenti.

Ustaz Raden, perwakilan dari LAZIS Nurul Falah, hadir langsung untuk menyerahkan bantuan kepada para penerima manfaat. Ia menegaskan bahwa peran guru-guru ngaji sangatlah besar dalam membentuk akhlak dan etika generasi muda. Menurutnya, pendidikan Al-Qur’an tidak hanya mengajarkan bacaan dan hafalan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kesabaran, keteguhan iman, dan semangat belajar dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami melihat bahwa guru-guru ngaji tetap sabar dan istiqomah membersamai anak-anak mengaji di tengah musibah yang dialami,” ujar Ustaz Raden. 

Ia menambahkan, keteguhan para guru ngaji ini menjadi teladan nyata tentang makna pengabdian dan keikhlasan dalam mendidik umat, meskipun berada dalam situasi yang serba sulit.

“Terima kasih kepada donatur LAZIS Nurul Falah yang telah menengok dan peduli di kampung halaman kami,” ucap Ustaz Megi, penerima manfaat guru ngaji.

Ia menambahkan, semoga amal kebaikan selalu mengalir untuk teman-teman di LAZIS Nurul Falah.

Masyarakat setempat menyambut baik kehadiran LAZIS Nurul Falah dan merasa terbantu dengan adanya bantuan tersebut. Bagi para guru ngaji, perhatian dan kepedulian ini bukan hanya soal materi, tetapi juga menjadi penguat moral bahwa perjuangan mereka tidak berjalan sendiri.

Melalui program kemanusiaan ini, LAZIS Nurul Falah berharap dapat terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam kondisi darurat bencana. Dukungan kepada guru ngaji diharapkan mampu menjaga keberlangsungan pendidikan Al-Qur’an, sekaligus memperkuat ketahanan spiritual masyarakat dalam menghadapi ujian kehidupan.