Sebagai wujud dari rasa kepedulian dan rasa kemanusiaan terhadap sesama manusia, LAZIS Nurul Falah bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah Universitas Trunojoyo Madura menyelenggarakan santunan santri yatim pada kegiatan bakti sosial di hari sabtu sampai minggu, 16-17 september 2023.
Kegiatan bakti sosial dilaksanakan di salah satu desa yang terpencil di daerah Bangkalan Madura yaitu Desa Pettong Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Bangkalan. Kegiatan ini ditujukan untuk memberikan perhatian kepada masyarakat kurang mampu dalam bentuk pemberian sembako, santunan anak yatim, es mengajar, bazar mini dan bersih-bersih.
LAZIS Nurul Falah, Himpunan Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah Universitas Trunojoyo Madura, dan aparat Desa Pettong Tanah Merah Bangkalan bekerjasama untuk mendapatkan daftar masyarakat miskin yang benar-benar layak kami bantu. Sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran.
Sebelum hari pelaksanaan para panitia mendatangi secara langsung daftar masyarakat yang telah ditentukan sebelumnya dengan diberi kupon (tanda menerima bantuan). Dihari pelaksanaan warga yang menerima kupon berbondong-bondong mendatangi tempat acara (rumah kepala desa) untuk menukarkan kupon tersebut untuk mendapatkan bantuan.
Dan diantara kegiatan bakti sosial lainnya yaitu kegiatan Santunan anak yatim yang bekerja sama dengan Lazis Nurul Falah yang diberikan kepada beberapa anak yang ada di desa pettong.
Memberi, berbagi menjadi salah satu hal kebaikan yang perlu ditanamkan dalam diri. Berbagi merupakan kebahagian yang akan menghadirkan ketenangan hati dan memberikan jalan untuk tercapainya keinginan. Dengan itu diantara kegiatan bakti sosial kali ini kami adakan santunan anak yatim karena mereka butuh dihargai dan disayangi.
Ketua Himaesya menyampaikan, “Kegiatan ini ditujukan untuk membantu sesama manusia, kita harus ingat karena kita diawasi oleh yang maha kuasa. Semoga apa yang kita kasih itu dapat bermanfaat dan berguna bagi warga dan anak-anak tersebut.”

Masyarakat senang dengan hadirnya Himaesya yang terjun ke lapangan, “Mahasiswa yang datang di sini sebagai bentuk pengabdian mereka kepada masyarakat, harapan kami tidak hanya berhenti sampai di sini.” ucap salah satu warga desa Pettong.