Lazis Nurul Falah
gradient

Antusiasme Anak-anak Mengaji Kampung Sampah

Acara • 917x •
image

Kampung yang sempat digunakan sebagai tempat pembuangan akhir sampah di kota Surabaya ini awalnya tidak memiliki lembaga nonformal yang mengajarkan pendidikan Al-Qur’an, padahal mayoritas penduduk di lingkungan kampung Keputih Surabaya menganut agama islam.

Inisiatif Lazis Nurul Falah dalam membumikan Al-Qur’an di kampung sampah keputih Surabaya perlahan mulai membuahkan hasil. Sekarang di kampung keputih telah melakukan kegiatan belajar mengajar Al-Qur’an.

Diawali dengan mendatangi tokoh masyarakat setempat, tim Lazis Nurul Falah menyampaikan niat mulia yaitu ingin mewujudkan kampung yang semula dikenal sebagai kampung sampah menjadi kampung Al-Qur’an.

Kemudian tim Lazis Nurul Falah memberikan Diklat guru ngaji kepada masyarakat setempat yang dipersiapkan menjadi guru ngaji di Masjid Al-Qomariyah, Keputih Surabaya. Selian itu tim Lazis Nurul Falah juga menyalurkan wakaf kitab suci Al-Qur’an di masjid tersebut.

Alhamdulillah saat ini kampung sampah keputih Surabaya memiliki TPQ yang ditempatkan di masjid Al Qomariyah. Antusiasme masyarakat setempat dalam mendukung program ini sangat luarbiasa. Kini jumlah santri yang berada di TPQ berjumlah 80 anak dan 6 guru Al Qur'an.

Semoga dengan terwujudnya kampung Al Qur’an dapat memberikan keberkahan bagi kita semua, khususnya bagi masyarakat setempat. Mari kita kawal agar program tersebut terus berjalan secara istiqomah. Lazis Nurul Falah mengajak para dermawan untuk menyalurkan rezeki guna kelangsungan kebutuhan program membumikan Al Qur’an di Kampung sampah.