Lazis Nurul Falah
gradient

Mengenal Syarat Sah dan Ciri Hewan Kurban yang Berkualitas

Edukasi • 492x •
image

Memilih hewan kurban itu sebenarnya mirip seperti kita lagi mencari kado spesial untuk orang yang paling kita sayang; pastinya kita ingin memberikan yang terbaik dan nggak asal-asalan. Supaya ibadah kita nggak cuma sekadar potong hewan biasa, kita perlu paham kriteria apa saja yang bikin kurban kita jadi sah secara syariat dan berkualitas secara fisik.

Yuk, simak checklist santai di bawah ini biar persiapan kurbanmu tahun ini makin mantap dan penuh keberkahan!

1. Cek "KTP" dan Usianya (Syarat Sah)

Hewan kurban punya batasan usia minimal agar sah. Kita nggak boleh menyembelih hewan yang masih terlalu "bayi" atau belum cukup umur.

  1. Jenis Hewan: Harus hewan ternak (Bahimatul An'am) seperti sapi, kambing, domba, atau unta.
  2. Minimal Usia: * Kambing/Domba: Minimal 1 tahun masuk ke 2 tahun.
  3. Sapi: Minimal 2 tahun masuk ke 3 tahun.
  4. Cara Cek Mudah: Lihat giginya. Kalau sudah ada sepasang gigi depan yang tanggal dan ganti baru (istilahnya "poel"), berarti dia sudah cukup umur.

Landasan Hadis:

"Janganlah kalian menyembelih kecuali musinnah (hewan yang sudah cukup umur). Kecuali jika itu sulit bagi kalian, maka sembelihlah jadza’ah (domba yang berumur minimal 6-12 bulan)." (HR. Muslim)

2. Hindari 4 Cacat "Merah"

Rasulullah SAW memberikan rambu-rambu tegas mengenai kondisi fisik. Jika hewan kurban memiliki salah satu dari empat cacat ini, maka ibadahnya tidak sah (hanya dihitung sedekah daging biasa). Pastikan hewanmu TIDAK:

  1. Buta: Salah satu atau kedua matanya buta total atau jelas butanya.
  2. Sakit Parah: Terlihat sangat lemas, demam, atau tidak mau makan.
  3. Pincang: Kaki sakit sampai susah berjalan bersama kawanannya.
  4. Sangat Kurus: Saking kurusnya sampai tulang-tulangnya menonjol dan tidak punya sumsum tulang.

Landasan Hadis:

"Ada empat hewan yang tidak boleh dijadikan kurban: buta sebelah yang jelas butanya, sakit yang jelas sakitnya, pincang yang jelas pincangnya, dan sangat kurus hingga tidak punya sumsum tulang." (HR. Tirmidzi dan Abu Daud)

3. Pilih yang Punya "Aura" Sehat & Gemuk

Selain sah, kita juga disunahkan memilih hewan yang paling bagus kualitasnya. Para sahabat Nabi dahulu selalu mencari hewan yang paling gemuk untuk kurban mereka.

  1. Mata Jernih: Tidak merah, tidak belekan, dan tatapannya cerah.
  2. Bulu Mengkilap: Bersih, tidak kusam, dan tidak berdiri (merinding).
  3. Hidung Lembap: Terasa basah tapi bersih (bukan ingusan karena flu/sakit).
  4. Postur Padat: Cari yang dadanya lebar dan punggungnya rata (berisi), bukan melengkung karena kurus.

Landasan Hadis:

"Dahulu kami di Madinah biasa memilih hewan kurban yang gemuk-gemuk, dan memang orang-orang muslim saat itu biasa menyembelih hewan yang gemuk-gemuk." (HR. Bukhari)

4. Esensi Utama: Niat dan Ketakwaan

Pada akhirnya, Allah tidak melihat seberapa mahal harga hewanmu, tapi seberapa tulus hatimu dalam memberikan yang terbaik. Pastikan hewan dibeli dengan uang halal dan status kepemilikannya jelas.

Landasan Ayat:

"Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertakwa." (QS. Al-Ma'idah: 27)

"Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu." (QS. Al-Hajj: 37)

Solusi Praktis dan Amanah

Kalau kamu sibuk dan nggak sempat blusukan ke kandang buat mengecek satu-satu, sekarang sudah ada solusi praktis lewat platform digital seperti Tabungamal.id/kurban. 

Melalui LAZIS Nurul Falah, semua hewan kurban sudah dikurasi ketat oleh tim ahli mulai dari kesehatan sampai syarat syariatnya. Jadi, kamu tinggal klik, bayar, dan terima laporan kurbannya dengan tenang. Selain lebih simpel, distribusi dagingnya pun dijamin sampai ke pelosok daerah yang paling membutuhkan bantuan protein hewani.