Lazis Nurul Falah
gradient

Memohon Perlindungan Hanya Kepada Allah SWT

Edukasi •
image

Dalam mengarungi kehidupan di dunia, manusia senantiasa dihadapkan pada berbagai ketidakpastian, ancaman, hingga marabahaya yang tampak maupun yang tersembunyi. Mulai dari penyakit, gangguan kejahatan sesama makhluk, keterpurukan ekonomi, hingga ujian fitnah akhir zaman, kerap kali menghampiri tanpa diduga.

Di tengah perasaan rapuh dan cemas tersebut, Islam memberikan petunjuk yang sangat tegas dan menentramkan: hendaknya seorang mukmin menyandarkan rasa aman dan memohon perlindungan hanya kepada Allah Swt. Menyandarkan ketakutan kepada selain-Nya hanya akan melahirkan kekecewaan dan kerugian yang nyata.

Hakikat Tauhid Perlindungan (Isti'adzah)

Secara bahasa, memohon perlindungan (isti'adzah) adalah tindakan berlindung, berlari, dan menyandarkan diri kepada sosok yang Maha Kuat agar terhindar dari hal-hal yang ditakuti. Dalam aqidah Islam, isti'adzah merupakan bagian dari ibadah tauhid yang hanya boleh ditujukan kepada Allah Swt. semata.

Ketika seorang hamba sadar bahwa tidak ada satu pun makhluk di langit dan di bumi yang memiliki kuasa mutlak tanpa izin-Nya, ia tidak akan pernah bergantung pada jimat, ramalan, atau kekuatan fana manusia. Ia meyakini sepenuhnya bahwa perlindungan Allah Swt. adalah benteng terbaik yang tak tertembus.

وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ ۚ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Artinya: "Dan jika setan datang menggoda kamu dengan suatu godaan, maka bermohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS. Fussilat: 36)

Ayat ini menegaskan perintah langsung dari Sang Pencipta agar kita senantiasa memohon perlindungan kepada-Nya setiap kali marabahaya atau bisikan kejahatan mendekat.

Doa Perlindungan Sempurna dalam Sunnah Nabawi

Rasulullah saw. telah mengajarkan berbagai doa perlindungan (al-ma'utsat) yang dapat kita baca sebagai perisai harian saat mengawali pagi, petang, maupun saat hendak beraktivitas di luar rumah.

Salah satu doa yang sangat agung memohon perlindungan dari segala jenis kejahatan makhluk di muka bumi diabadikan dalam hadis sahih berikut ini:

عَنْ خَوْلَةَ بِنْتِ حَكِيمٍ السُّلَمِيَّةِ قَالَتْ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: مَنْ نَزَلَ مَنْزِلًا ثُمَّ قَالَ: أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ، لَمْ يَضُرَّهُ شَيْءٌ حَتَّى يَرْتَحِلَ مِنْ مَنْزِلِهِ ذَلِكَ

Artinya: "Dari Khaulah binti Hakim As-Sulamiyyah, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Barangsiapa yang singgah di suatu tempat lalu membaca: A'udzu bikalimatillahit tammati min syarri ma khalaq (Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan apa yang Dia ciptakan), maka tidak ada sesuatu pun yang akan memudaratkannya sampai ia beranjak dari tempat singgahnya itu.'" (HR. Muslim no. 2708)

Membaca dan menghayati makna doa ini mendatangkan rasa tenang yang mendalam, karena kita meyakini bahwa perlindungan Allah Swt. senantiasa menaungi setiap langkah kehidupan kita.

Ketenangan Jiwa Bagi Orang yang Bertawakal dan Berlindung

Manusia yang senantiasa memohon perlindungan kepada Allah Swt. akan dianugerahi jiwa yang kokoh dan tidak gampang panik saat menghadapi musibah. Ia paham bahwa segala sesuatu yang terjadi berada dalam kendali takdir Allah Swt. yang Maha Bijaksana.

Menggantungkan harapan dan perlindungan hanya kepada Allah Swt. juga membebaskan jiwa dari ketakutan yang berlebihan terhadap manusia atau ancaman duniawi.

أَلَيْسَ اللَّهُ بِكَافٍ عَبْدَهُ ۖ وَيُخَوِّفُونَكَ بِالَّذِينَ مِنْ دُونِهِ ۚ وَمَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ هَادٍ

Artinya: "Bukankah Allah yang mencukupi hamba-Nya? Sedang mereka menakut-nakuti kamu dengan (sembahan-sembahan) yang selain Allah? Dan barangsiapa yang disesatkan Allah maka tidak seorang pun yang dapat memberi petunjuk kepadanya." (QS. Az-Zumar: 36)

Jaminan kecukupan dari Allah Swt. ini menjadi benteng spiritual yang membuat hati hamba-Nya senantiasa merasa aman dan tenteram.

Sempurnakan Doa Perlindungan dengan Kepedulian Sosial

Selain membentengi diri dengan doa dan ikhtiar lahiriah, menyempurnakan permohonan perlindungan kepada Allah Swt. dapat kita lakukan dengan perbuatan baik, terkhusus melalui amalan sedekah. Rasulullah saw. mengabarkan bahwa sedekah yang dikeluarkan dengan ikhlas dapat menolak marabahaya dan menutup pintu keburukan.

Mari senantiasa memohon perlindungan hanya kepada Allah Swt. dalam setiap urusan. Salurkan pula infak dan sedekah terbaikmu melalui LAZIS Nurul Falah untuk membantu saudara-saudara dhuafa, anak-anak yatim, serta mendukung syiar Islam, agar Allah Swt. menghindarkan kita dari berbagai musibah dan mengalirkan keberkahan yang abadi.